Tentang Kami

Makam Sultan Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin II (1767–1852), Sultan Palembang Darussalam yang dikenal sebagai pahlawan nasional, diasingkan oleh Belanda ke Ternate setelah kekalahannya pada 1821; beliau pun menghabiskan sisa hidupnya selama lebih dari 30 tahun hingga wafat pada 26 November 1852, dan dimakamkan di Kompleks Pekuburan Islam, Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah bersama istri dan guru agamanya, dilindungi oleh pagar dan bangunan berornamen khas Palembang–Benteng Kuto Besak, menandakan perpindahan budaya dari Selatan ke Timur Nusantara.
Makam ini berada dalam sebuah bangunan pendopo, dikelilingi puluhan makam prajurit dan pengikut setia yang ikut diasingkan bersamanya.
Diakui sebagai Cagar Budaya Nasional pada 2023, kompleks makam kini ramai dikunjungi peziarah dari Palembang dan sekitarnya, khususnya saat bulan Ramadan dan ziarah upacara resmi menandai pentingnya situs ini sebagai warisan sejarah dan spiritual yang menghubungkan dua wilayah Nusantara.

-